Mbolang Lagi #7



Pagi yang mendung, entah sudah sampai mana posisi pagi ini, tapi dari kejauhan sebelah kiri mulai terlihat bayangan hitam seperti gunung, mungkin sudah melewati perairan lampung.


Sinyal HP belum terbaca, dari hasil nguping komunikasi via radio dinihari tadi katanya masih sekitar limapuluh mil lagi, mungkin baru bisa sampai ke tujuan lewat tengah hari nanti.


Melihat pekatnya warna biru air laut, sepertinya kami sedang diatas laut yang sangat dalam. 


Di sebelah kiri kami jauh terlihat tongkang brahma lagi, mungkin kemarin sore tidak terlihat lagi karena mengambil jalur jauh ke kiri, jalur yang lebih ke tepi.


Malam tadi melayani anak anak main gaple, sambil berhahahihi agar komunikasinya tidak terlalu berjarak lagi. Saya sebut anak anak karena dari segi usia memang agak jauh beda, ternyata usiaku hampir mendekati usia bapak bapak mereka.


Ternyata usia memang besar pengaruhnya, ketika yang tua harus berlindung dibalik jaket tebal dari dinginya angin laut, mereka yang muda dengan santainya masih sanggup bertelanjang dada.


Sudah beberapa hari melaut tapi belum juga terlihat ikan muncul ke permukaan, ikan terbang juga ikan lumba lumba yang biasanya muncul juga belum ada. Jadi ingat pesan seorang kawan, walau sekedar candaan, untuk diambilkan foto ikan.


Karena laut sedang tenang, pagi ini memberanikan diri duduk di pinggir tongkang, tiba tiba dikejutkan oleh perubahan warna buih menjadi kuning kecoklatan. Sepertinya ada polusi, entah apa motifnya, memang disengaja atau sebuah kecelakaan, kupikir hanya sedikit, ternyata jauh mengular sampai ke ujung sana. Sepertinya ada yang tumpah, atau akumulasi dari sesutu yang dibuang selama berhari hari.


"Jreng jreng", ada sinyal lagi,  HP yang selama dua hari hanya dimanfaatkan untuk main game sekarang bisa berfungsi sebagai alat komunikasi lagi.


Seketika pesan masuk datang secara bersamaan, ratusan pesan dan tidak mungkin dibaca satu per satu lagi.  Segera kirim lokasi agar Bos tidak bertanya tanya sampai dimana posisi sekarang ini. Dari google map terbaca bahwa posisi tongkang sudah berada di antara pulau jawa dan pulau sumatra.


Langsung menghubungi keluarga, karena mereka juga mengikuti perkembanganya, agar tidak menjadi cemas dan dapat kepastian dimana posisinya.


Barusan dapat kabar dari kapal, bahwa jam 12.00 atau jam 13.00 nanti sudah sampai tujuan, Alhamdulillah, akhirnya bakal ketemu daratan juga.


Komentar